Selamat Datang

Selamat Datang di Blog Ini Tempat Anda Berbagi Informasi.
Anda bisa Mengambil Data yang ada selagi Mencamtumkan Tempat Pengambilan.

Rabu, 10 November 2010

Artikel Pendidikan Politik

PENDIDIKAN POLITIK
Adlan Sanur Th


Ada pandangan yang selama ini keliru di tengah-tengah masyarakat awam bahwa setiap yang berkaitan dengan politik semuanya berbau kotor bahkan menjijikkan. Bahkan dengan politik kawan menjadi lawan dan lawan menjadi kawan.
Oleh karenanya masyarakat memang sangat perlu diberikan pemahaman sekaligus pencerahan tentang pendidikan politik atau sosialisasi politik. Karena bagaimanapun semua masyarakat, secara langsung maupun secara tidak langsung mengalami apa yang disebut sebagai proses sosialisasi politik.
Melalui proses sosialisasi politik ini, anggota masyarakat mengenal, memahami dan menghayati nilai-nilai politik tertentu, yang oleh karena itu mempengaruhi sikap dan tingkah laku politik mereka sehari-hari.
Sosialisasi politik dapat dianggap sebagai pendidikan politik dalam arti kata longgar. Jadi pendidikan politik dapat diartikan sebagai usaha sadar untuk mengubah proses sosialisasi politik masyarakat, sehingga meeka memahami dan menghayati betul nilai-nilai yang tekandung dalam suatu system politik ideal yang hendak dibangun.
Materi yang diberikan dalam sosialisasi politik dan pendidikan politik ini adalah nilai- nilai aktual atau nilai- nilai yang berlaku dalam masyarakat, dengan kata lain sosialisasi politik dan pendidikan politik akan menunjukan nantinya pada suatu proses dimana sikap- sikap politik dan pola tingkah laku politik diperoleh dan dibentuk, dan juga merupakan sarana bagi generasi untuk menyampaikan patokan– patokan politik dan keyakinan- keyakinan politik kepada generasi berikutnya.
Sebagian dari nilai –nilai aktual tersebut adalah tentang political engagement dan partisipasi politik. Dalam upaya melaksankan pendidikan politik ini, dapat ditempuh dengan dua pendekatan pokok yaitu, (1) Pendekatan pembinaan, dimana dalam pendekatan pembinaan ini, pendidikan politik di prakarsai oleh pemerintah, akademisi dan Lembaga Swadaya Masyarakt (LSM) (2) Pendekatan pengembangan, dalam pendekatan pengembangan, pendidikan politik diprakarsai oleh jajaran generasi muda sendiri sebagai subjek
Suatu proses sosialisasi politik dan pendidikan politik dapat berbentuk transmisi atau pengajaran yang bersifat manifest (nyata) dan laten (tidak nyata). sosialisasi politik yang berbentuk transmisi nyatamerupakan sustu proses yang mana, nilai yang ditransmisikan kepada seseorang berwujud informasi, sikap, pandangan,serta keyakinan mengenai politik secara eksplisit, sedangkan transmisi atau pengajaran langsung tidak lain adalah suatu proses dimana seseorang atau individu untuk pertamakalinya memperoleh nilai- nilai yang bersifat non politisdan pada giliranya nilai- nilai yang diperoleh tadi akan mempengaruhi pandangan, sikap,serta keyakinan dibidang politik.
Dengan adanya pendidikan politik setidaknya ada beberapa hal poin yang ingin dicapai pertama: melakukan pendidikan tentang hak-hak politik rakyat, hal ini sangat penting karena masih banyak masyarakat yang belum memahami hak-hak politiknya sebagai warga Negara. Kedua: rendahnya partisipasi masyarakat mengikuti proses pemilu 2009, seakan-akan membuktikan bahwa politik adalah sesuatu yang jauh yang hanya bisa dinikmati kaum elit, rakyat masih belum menyadari bahwa problem kehidupan mereka selalu berkaitan dengan keputusan politik.
Ketiga: wahana mendekatkan rakyat dengan persoalan-persoalan politik sehingga tumbuh kesadaran pertisipasi masyarakat terhadap proses politik yang berjalan.
Pemilihan Kepala Daerah sudah semakin dekat namun pertanyaannya adalah apakah kandidat-kandidat yang maju untuk calon kepala daerah ini sudah melakukan pendidikan politik yang benar terhadap masyarakat yang akan memilihnya. Jangan-jangan ajang pemilihan kepala Daerah ini hanyalah sebagai pesta lima tahunan yang masyarakat sendiri tidak mengerti akan hak dan kewajiban politiknya termasuk di kota Bukittinggi sendiri. Semoga saja tidak.***
Tulisan ini Sudah Pernah di Muat di Harian Haluan Sumatera Barat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar